Rumah Sakit dan sedikit pelajaran
Author : admin
Cuma mau sekedar sharing, cerita yang saya alami sendiri ketika saya berkunjung ke rumah sakit. Waktu itu ada kejadian yang nampak di depan mata saya sendiri, yang menggoyang hati saya sehingga saya berfikiran untuk membagi sedikit cerita ini kepada teman-teman pembaca agar bisa duduk sejenak dan memfikirkan tentang apa-apa yang teman-teman semua dapatkan dan belum sempat disyukuri.
Singkat kata, waktu itu saya dan beberapa teman-teman lainnya sepulang rapat suatu organisasi jurusan di kampus, mengantarkan seorang teman yang asmanya kambuh dan lebih parah dari biasanya. berhubung tidak ada perlengkapan yang memadai, maka kami segera menelpon ambulans dari rumah sakit terdekat. setelah 7 menit berlalu, dengan kencangnya ambulans sampai pada lokasi kami, dan kami pun beriringan dengan ambulans berjalan mengantarkan ke rumah sakit untuk diberikan oksigen dan perawatan medis.
Ketika itu, para perawat mengangkat tandu dan mengantarkan teman tersebut ke UGD untuk segera diberi oksigen. kamipun duduk menunggu di ruang tunggu luar yang tidak begitu jauh dari pintu keluar, yang mana pintu tersebut merupakan jalur keluar masuknya pasien dari rumah sakit dan ambulans. memang rumah sakit itu tidak terlalu ramai karena memang jaraknya agak jauh dari kota utama. sehingga dengan tenang ruang tunggu tersebut menghadap langsung ke lorong itu.
Singkat kata, waktu itu saya dan beberapa teman-teman lainnya sepulang rapat suatu organisasi jurusan di kampus, mengantarkan seorang teman yang asmanya kambuh dan lebih parah dari biasanya. berhubung tidak ada perlengkapan yang memadai, maka kami segera menelpon ambulans dari rumah sakit terdekat. setelah 7 menit berlalu, dengan kencangnya ambulans sampai pada lokasi kami, dan kami pun beriringan dengan ambulans berjalan mengantarkan ke rumah sakit untuk diberikan oksigen dan perawatan medis.
Ketika itu, para perawat mengangkat tandu dan mengantarkan teman tersebut ke UGD untuk segera diberi oksigen. kamipun duduk menunggu di ruang tunggu luar yang tidak begitu jauh dari pintu keluar, yang mana pintu tersebut merupakan jalur keluar masuknya pasien dari rumah sakit dan ambulans. memang rumah sakit itu tidak terlalu ramai karena memang jaraknya agak jauh dari kota utama. sehingga dengan tenang ruang tunggu tersebut menghadap langsung ke lorong itu.

